Desa Batu merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Nama “Batu” diyakini berasal dari kondisi alam di wilayah ini yang memiliki banyak bebatuan besar yang menjadi ciri khas dan penanda alam desa. Dari cerita para tetua, kawasan ini dahulu menjadi tempat persinggahan masyarakat sekitar ketika membuka lahan pertanian dan perkebunan. Seiring berjalannya waktu, perkampungan kecil tersebut berkembang dan kemudian ditetapkan sebagai sebuah desa.
Dalam perjalanan sejarahnya, Desa Batu terus mengalami perkembangan baik dari segi pemerintahan maupun sosial budaya. Pemerintahan desa pertama kali dipimpin oleh seorang kepala desa yang dipilih secara musyawarah oleh masyarakat setempat, dan sejak saat itu kepemimpinan desa diteruskan secara berkesinambungan hingga sekarang. Perubahan pembangunan mulai terlihat terutama sejak adanya program Dana Desa, yang memberikan dorongan besar bagi peningkatan infrastruktur dan pelayanan masyarakat.
Selain dikenal sebagai desa yang memiliki potensi pertanian dan perkebunan, Desa Batu juga memiliki semangat gotong royong yang tinggi. Tradisi budaya lokal masih dijaga oleh masyarakat, sehingga meskipun mengikuti perkembangan zaman, nilai-nilai kearifan lokal tetap melekat dalam kehidupan sehari-hari. Hingga saat ini, Desa Batu terus berkembang menjadi desa yang aktif, mandiri, serta berupaya meningkatkan kesejahteraan warganya melalui pengelolaan potensi yang ada, salah satunya melalui BUMDes “Masagenae” yang didirikan pada tahun 2016 dan telah berjalan dengan unit usaha pompanisasi.